HUKRIM  

40 Hektar Ladang Ganja Ditemukan Korem 012/TU, Dandrem : 8,9 Hektar Sudah Kita Musnahkan

Avatar photo
Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Riyanto, S.I.P (Kanan) dan Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiyo, S.H, S.I.K. (Kiri) Lakukan Pemusnahan Ladang Ganja di Hutan Lindung Pergunungan Buetong Ateuh Benggala, Kabupaten Nagan Raya, Senin (10/4/2023). Foto. IST

Nagan Raya, Mjdnewsmedia.com – Korem 012/Teuku Umar menemukan 40 Hektare ladang ganja di sebelas titik lokasi yang berada di Hutan Lindung Pegunungan Beutong Ateuh Benggala, Kabupaten Nagan Raya.

Sebelumnya 8,9 Hektare di 3 titik lokasi diantaranya sudah berhasil dimusnahkan oleh Tim Gabungan, Senin (10/4/2023).

Temuan ladang ganja tersebut adalah penemuan terbesar di tahun 2023, yang sebelumnya Polres Aceh Barat juga sudah berhasil memusnahkan 32 Hektare ladang ganja di lokasi pegunungan itu.

Penemuan ladang ganja kali ini berada di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Benggala, Kabupaten Nagan Raya atau 6 Jam perjalanan kaki mendaki gunung dengan lereng yang curam.

Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Riyanto, S.I.P mengatakan, penemuan ladang ganja tersebut berawal dari hasil peninjauan lokasi latihan Proglatsiops Yonif 116 Garda Samudra Korem 012/Teuku Umar dalam rangka Satgas Pam Obvitnasi Freeport Indonesia (FI) di Papua yang akan datang.

“Tentunya dalam hal ini saya selaku Danrem tidak mempunyai kewenangan terhadap penegakan hukum, makanya kita mengajak dari Pihak Kepolisian Polres Nagan Raya, Kejari Nagan Raya, Brimob Yon C Pelopor, Kodim 0116/ Nara, BNN, Polhut KPH Kehutanan, Yonif 116/GS serta dari pihak Masyarakat, intinya apa yang kita temukan ini kita serahkan kepada penegak hukum,”Ujar Kolonel Inf, Riyanto.

Lanjutnya Kolonel Inf, Riyanto menjelaskan bahwa pohon ganja yang ditemukan tinggi rata-rata mencapai 2 Meter atau siap panen.

“Ini bisa kita perhitungkan dengan per batangnya kita lihat mencapai dua meter lebih, berarti ini bisa mencapai 6 hingga 7 ton hasil panen per hektar, “Jelas Danrem.

Untuk menindaklanjuti sisanya, Danrem 012/Teuku Umar bermalam di hutan bersama sejumlah personil nya guna melakukan penulusuran lebih lanjut terhadap beberapa titik lainnya dan kemudian juga akan di lakukan pemusnahan terhadap lahan lahan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *