Berkaca Hasil Pileg, H. Hendri Muliana berpeluang Menjadi Bupati Aceh Jaya 

Avatar photo

Aceh Jaya, Mjdnewsmedia.com – Aceh Jaya Berawal dari hasil poling atau survei terbuka siapakah pemimpin Bupati Aceh periode 2024-2029 yang beredar di kalangan masyarakat. Dari sembilan calon yang terdiri dari – H.Hendri Muliana (Tokoh Muda), Amal Hasan ( Ketua Ikajaya), Mustafa (Mantan Sekda), Muslem D (ketua DPRK Aceh jaya), Irfan TB (Mantan Bupati Aceh Jaya), Safwandi (Anggota DPRK Aceh Jaya),Saifuddin Johan (Ketum KPA Mereuhom Daya),M. Jamin (Ketum Demokrat Aceh Jaya) dan H.Yusdi (Ketum Nasdem Aceh Jaya).

Terdapat 1 nama yang melejit, yakni H. Hendri Muliana Tokoh Muda Putra Asli Aceh Jaya. H. Hendri Muliana mengungguli kandidat yang lainnya. Menurut informasi dari hasil pollingkita.com, hal tersebut diketahui setelah mengecek hasil suara, yang mana telah terkumpul hingga Kamis (29/2/2024) dan berjumlah 1.731 suara.

H. Hendri Muliana Tokoh Muda berhasil memikat warga Aceh Jaya mendapat suara hingga 752 suara, atau 43,4%. Sedangkan, Amal Hasan yang menempati posisi ke-dua, mendapat perolehan suara sebanyak 368 suara, atau 21,3%. Di urutan ke-tiga, yakni Mustafa, memiliki jumlah suara hingga 170 suara, atau 9,8%.

Lalu, untuk Muslem D, mendapat suara sebanyak 110 suara, atau sekitar 6,4%. Kemudian, disusul oleh H. T Irfan TB, yang memiliki suara mencapaai 87 suara, Saifudin Johan 78 suara, M. Jamni 59 suara, H. Yusdi 58 suara dan Safwandi 49 suara.

 

 

Sosok H. Hendri Muliana yang telah berhasil melangkah ke DPRA Periode 2024-2029 ini menuai banyak pujian dari aksi nyata melakukan rehab jalan dengan dana pribadi, membangun rumah singgah di Banda Aceh dan salah satu kepeduliannya kepada warganya H. Hendri Muliana kembali membantu salah satu Ayah kandung Balita korban pembunuhan di Aceh Barat dengan memfasilitasi kepulangan jenazah ke Kabupaten Simeulue.

Berdasarkan isu yang beredar dikalangan masyarakat, sosok H. Hendri Muliana Tokoh Muda ini digadang-gadangkan menjadi Bupati Aceh Jaya periode 2024-2029 dan dinilai layak menjadi tongkat kepemimpinan di Kabupaten yang pernah diluluhlantakan oleh bencana Tsunami 2004 silam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *