DAERAH  

Diguyur Hujan, Titik Panas Di Aceh Barat Hilang Dari Pantauan Satelit

Avatar photo

Meulaboh, Mjdnewsmedia.com – Pasca diguyur hujan, Minggu (30/7/2023), BMKG Nagan Raya menyebutkan Sejumlah titik panas diwilayah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat sudah tidak terlihat melalui pantauan satelit, Senin (31/7/2023).

“Berdasarkan pemantauan kita dari satelit dari 12 jam yang lalu sudah tidak terdapat titik panas di wilayah Aceh Barat” Ungkap Forecaster BMKG Nagan Raya Almira Apriliyanti kepada media, Senin (31/7/2023).

Sebut Almira, titik panas terlihat dengan kepercayaan tinggi pada Sabtu (29/7/2023) dengan rincian Di Kabupaten Aceh Barat, Kecamatan Johan Pahlawan terpantau ada 7 titik panas dengan kepercayaaan Sedang (3 titik terpantau melalui satelit NASA-SNPP dan 4 titik terpantau melalui satelit NASA-NOAA20).

Lalu ada 2 titik panas dengan kepercayaan Tinggi yang terpantau dari Satelit NASA-SNPP. Di Kecamatan Samatiga Aceh Barat terdapat 5 titik panas dengan Kepercayaan Sedang (4 titik terpantau dari Satelit NASA-SNPP dan 1 titik terpantau dari Satelit NASA-NOAA20).

“dibantu adanya hujan pada Minggu (30/7/2023), titik panas tersebut juga tidak terlihat lagi dari pantauan satelit. ” Ucapnya.

Jelas Almira, untuk wilayah Barat Selatan Aceh masih berpotensi hujan hingga Selasa (1/8/2023). “Hujan masih terjadi terutama pada sore-malam hari. ” Tutup Almira.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Gampong Suak Raya Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat, Sabtu (29/7/2023) sempat dipadamkan Personel Polres Aceh Barat, Brimob, TNI, BPBD, MPA (Masyarakat Peduli Api) serta warga sekitar.

Akibat terbakarnya lahan gambut yang kering serta cuaca yang panas, Hotspot terdeteksi, sehingga perlu upaya pemadaman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *