DAERAH  

Dua Anak Usaha MDB Group Kelola CSR Terbaik di Aceh Barat & Nagan Raya Tahun 2024

Avatar photo

Aceh Barat, Mjdnewsmedia.com –  PT Mifa Bersaudara & PT Bara Energi Lestari dua anak perusahaan dari PT Media Djaya Bersama (MDB Group) kembali diakui oleh pemerintah Kabupaten Aceh Barat & Kabupaten Nagan Raya di Tahun 2024 sebagai pengelola CSR terbaik di masing-masing daerah tempat perusahaan tersebut beroperasi.

Di Aceh Barat sendiri, PT Mifa Bersaudara telah diakui sebagai pengelola CSR Terbaik oleh pemerintah setempat sejak tahun 2015 hingga tahun 2024 ini berdasarkan dari penilaian Anugerah CSR Award Kabupaten Aceh Barat yang diumumkan pada Musrembang Kabupaten setiap tahunnya.

Sedangkan PT Bara Energi Lestari yang beroperasi di Kabupaten Nagan Raya tersebut di tahun 2024 ini merupakan ketiga kalinya diakui dan dinobatkan oleh pemerintah setempat sebagai perusahaan pengelola CSR Terbaik di daerah tersebut.

General Manager Support MDB Group, Finza Yugistira DAS mengucapkan ribuan terimakasih kepada pihak pemerintah daerah yang terus mengawal penuh serta memonitoring secara rutin kegiatan CSR dua anak perusahaannya MIFA & BEL yang ada di Kabupaten Aceh Barat & Kabupaten Nagan Raya

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa peraihan ini tidak terlepas dari komitmen dari pemilik perusahaan MDB Group ini untuk terus tumbuh, maju, dan berkembang bersama masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh.

Selain itu, MIFA & BEL juga akan terus melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat di sekitar lokasi penambangan dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia dan memperhatikan kearifan budaya lokal sehingga dapat terwujud beberapa program yang dapat meningkatkan perekonomian, kualitas pendidikan, lingkungan yang sehat, infrastruktur, hingga terbukanya banyak lapangan pekerjaan.

“Hal ini sudah kami buktikan melalui berbagai program CSR perusahaan yang sudah berjalan jauh hari sebelum dimulainya produksi batubara seperti halnya PT Mifa Bersaudara di Tahun 2011 lalu”, tutur Finza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *