Mengenal Profil Tgk. H. Bukhari, T. S.E (TU) Caleg DPRA Dapil 10

Avatar photo

Nagan Raya, Mjdnewsmedia.com – Ajang pesta Demokrasi tahun politik 2024 diwarnai dengan munculnya Tokoh muda, Aktivis sosial juga Tokoh Agama, yang ikut serta dalam kontestasi calon Legislatif / Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR A). Kamis (01/02).

Diantaranya Tokoh Agama asal Putra Barat Selatan Aceh (BARSELA), juga pendakwah tulen, pada ajang pemilihan calon anggota legislatif perwakilan daerah pemilihan 10 Aceh ikut mewarnai pentas kampanye dan orasi politik.

Tgk. H. Bukhari Thaleb SE., tokoh Politik juga Tokoh Agama yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat, kali ini mencalonkan diri sebagai perwakilan rakyat Aceh melalui partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang lebih dikenal dengan sebutan partai Ka’bah.

TU, sapaan akbrannya, berasal dari keluarga yang sederhana, Lahir pada 02 Januari 1966, sejak kecil sosok yang dikenal tegas dan lugas disetiap Mimbar Masjid dan Podium yang ia naiki telah menghabiskan masa kecil dilingkungan Pesantren mendalami ilmu agama sejak 1977 – 1988 (12 Tahun) di Yayasan Pesantren Nurul Fata Alue Bilie Kec. Darul Makmur Kab. Nagan Raya.

Sembari menenpuh pendidikan nonformal sebagai santri di pesantren, ia juga menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Suka Raja 1977 – 1982, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Alue Bilie (SMP) 1982 – 1985.

Menginjak masa remaja dirinya melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Meulaboh 1985 – 1988, dan menyelesaikan studi Sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Meulaboh 2006 – 2011.

Kepada pewarta, melalui wawancara singkat Tgk. H. Bukhari T.,S.E. mengatakan harapan dan tujuan sebagai Calon Legislatif Aceh adalah guna memperjuangakan nasip pendidikan dan memperjuangakan aspirasi masyarakat di Dapil 10 Aceh.

” Sebagai salah seorang yang lahir dari keluarga yang sangat sederhana, dengan berbagai macam rintangan dalam upaya mendapatkan pendidikan sejak kecil yang saya rakan, baik itu Formal juga Nonformal maka dari situlah tergerak hati untuk dapat membantu maayarakat terutama dibidang pendindidikan.” Kata TU Bukhari.

Sambungnya. Tidak hanya sampai disitu, jika kepercayaan itu dititipkan pada saya untuk mewakili suara masyarakat khususnya dapil 10 Aceh, segala persoalan dan permasalahan akan diperjuangan sesuai dengan moto perjuangan yang digaungkan “Aceh Beumaju, Rakyat Beuseunang, Agama Teupeutimang.

Ia Menjelaskan, aktivitasnya sekarang masih menggeluti sebagai pertani bidang sawit dan mengelola yayasan, sebelumnya ia juga sudah pernah menjabat sebagai anggota legislatif di DPRD Kabupaten Nagan Raya.

” Kegiatan sehari saya, sampai saat ini masih sebagai seorang guru ngaji dan pendakwah serta sebagai Pembina Yayasan Pesantren Hidayatul Al-Mustafid. Alhamdulillah, pada 2005 – 2009 pernah di percayakan sebagai wakil masyarakat dalam menyuarakan dan meperjuangkan aspirasi masyarakat.” Terangnya.

Insya Allah, sehingga dengan track record yang sudah sedemikian rupa pengalaman dan perjalan menjadikan motivasi serta semangat dukungan dari masyarakat mempertimgankan untuk bisa memperjuangkan kembali aspirasi bidang Agama, Sosial dan meyuarakan kesejahteraan rakyat di lembaga DPRA. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *