DAERAH  

Pj. Bupati Mahdi Efendi Berikan Apresiasi Atas Capaian H Dhiauddin LC MA Raih Juara II Lomba Adzan Internasional

Avatar photo

Meulaboh, Mjdnewsmedia.com – Pj. Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi memberikan apresiasi kepada putra Aceh Barat yang berhasil meraih juara II lomba Adzan Internasional Otr Alkalam 2023 pada Jumat (7/4).

Keberhasilan ini Ungkap Mahdi Efendi, tak terlepas dari doa orang tua Ustadz H Dhiauddin LC MA yang kini viral di media sosial (medsos) yang merupakan putra asli Aceh Barat.

“Allhamdulillah ini ada rahmat di bulan penuh berkah, seorang putra Aceh Barat yang mewakili Indonesia terkhusus Aceh bisa meraih prestasi yang luar biasa membawa nama harum Kabupaten ini ke tingkat Internasional. Ini juga tidak terlepas doa dari orang tua beliau dan masyarakat Meulaboh “ungkap Mahdi Efendi kepada media, Sabtu (8/4/2023).

Mahdi berharap prestasi Tgk Dhiauddin ini bisa menjadi contoh kepada putra putri Aceh Barat untuk bisa berkarir di tingkat yang lebih tinggi.

“Tidak perlu malu untuk mencapai sebuah hasil untuk bisa membawa nama daerah lebih baik di tingkat Nasional dan Internasional, semoga ini bisa menjadi contoh kepada putra putri Aceh Barat ke depannya.”harap Mahdi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sosok pria yang bernama Ustadz H Dhiauddin LC MA yang kini viral di media sosial (medsos) saat mengikuti lomba azan internasional di Arab Saudi, adalah putra asli Aceh Barat.

Ia adalah buah hati dari pasangan Tgk H Nazaruddin Basyah dan Nurwahidah, S.Ag, yang k ini berdomisili di Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.Sebelum musibah tsunami melanda Aceh, keluarga itu bermukim di Gampong Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan.

Ternyata keluarga tersebut adalah keluarga Qari dan Qariah. Sang ayah H Nazaruddin Basyah adalah sosok qari nasional dari Aceh Barat. Bakat sang ayah itulah yang mengalir deras dalam tubuh Dhiauddin.

di babak final ada empat kontestan berlomba. Yakni Mohammed Al-Sharif dari Saudi, Ibrahim Asad dari Inggris, Raheef Al-Hajj dari Lebanon dan Dhiyauddin dari Indonesia.

Semua peserta yang masuk final ini penampilannya sama sama bagus sehingga juri sulit menentukan pemenang.

Suara adzan Dhiyauddin yang lembut mampu membuat tiga dari tujuh orang juri tertunduk meneteskan air mata.

Sementara kontestan asal Arab Saudi Mohammed Al-Sharif tampil sangat baik dengan irama adzan yang biasa berkumandang di Arab Saudi.

Atas prestasinya meraih juara II lomba adzan tingkat dunia Otr Alkalam 2023, Dhiyauddin mendapatkan hadiah uang tunai 1 Juta Riyal atau setara dengan Rp3,9 miliar.

Sementara Juara I mendapat 2 Juta Riyal atau setara Rp7,9 miliar.

Dari 50.000 peserta yang mendaftar berasal dari 165 negara di bawah organisasi Liga Muslim Dunia, hanya 50 peserta yang diundang untuk mengikuti kompetisi. Termasuk Dhiyauddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *