DAERAH  

Tanggap Cepat Penanganan Erosi, Pj Bupati Aceh Barat Surati Kementrian PUPR

Avatar photo

Meulaboh, Mjnewsmedia.com PJ Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi menyurati Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI terkait kondisi tebing sungai tergerus erosi yang terus merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga mengancam ambruknya badan jalan dan permukiman warga.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat Dr Kurdi, ST, M.T, menyampaikan, surat tersebut berisikan permohonan kepada Kemen PUPR untuk membantu penanganan erosi Krueng Meureubo dan Krueng Woyla yang semakin parah.

“Dalam surat yang ditangani bapak Pj Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi ini, kita memohonkan bantuan dana kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR sebesar Rp85 Miliar melalui APBN,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/5/2023).

Baca JugaTangani Secara Ekstra Lintasan Geudong Sungai Mas, Kadis PUPR : Kini Sudah Bisa Dilalui Kembali

Kondisi erosi Krueng Meureubo maupun Krueng Woyla di Kabupaten Aceh Barat mulai mengancam pemukiman warga serta infrastruktur yang dibangun pemerintah kabupaten setempat terutama badan jalan.

Dalam surat tertanggal 16 Mei 2023 itu, kata Dr Kurdi, memohon bantuan anggaran kepada Kementerian PUPR RI dalam penanganan perkuatan tebing dan pengendalian banjir sebesar Rp85 Miliar.

Baca JugaMasuk Ruas Nasional, Lintas RGM  Akan Ditangani Dengan APBN Sebesar Rp 35 M

Dr Kurdi, menyampaikan, penanganan harus segera dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mempertahankan wilayah sungai serta pengendalian banjir guna terus menjaga dan pengembangan potensi daerah.

Ada beberapa lokasi perioritas lewat surat yang dilayangkan Pj Bupati Aceh Barat tersebut, berharap permohonan ini dapat dikabulkan untuk mengatasi persoalan kebencanaan yang kerap melanda daerah ini.

“Diantaranya Krueng Meureubo yang melintasi Kecamatan Pante Ceureumen, Kaway XVI, Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo yang sifatnya mendesak,” tutup Dr Kurdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *