DAERAH  

UTU Menangkan Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek

Avatar photo
Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si. Foto Doc Humas UTU

Meulaboh, Mjdnewsmedia.com – Eksistensi Universitas Teuku Umar  sebagai salah satu kampus terbaik di Aceh kembali terbukti setelah di tahun 2023 ini berhasil meraih hibah dari DIKTI dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) untuk dua program studi, yakni Prodi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Prodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik.

Berdasarkan surat pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang diterima, Selasa (18/4/2023), UTU dinyatakan sebagai satu dari 142 perguruan tinggi yang lolos pada program PKKM 2023.

Dalam pengumumannya, Ditjen Dikti melalui Direktur Jenderal Dikti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng. menyatakan bahwa perguruan tinggi yang menerima bantuan tersebut telah mengajukan proposal dan memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si mengungkapkan UTU telah mengikuti dan lolos tahap seleksi yang terdiri dari tahap evaluasi administratif, tahap evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, tahap verifikasi kelayakan (visitasi daring).

Alhamdulillah, UTU berhasil lolos dalam PKKM Tahun Anggaran 2023. Ini membuktikan komitmen kita dalam mendukung program kampus merdeka.

“kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT, dibulan Ramadan ini kabar baik menghampiri UTU dengan berhasil meraih hibah Dikti. Tentunya kami mengucapkan selamat kepada kedua prodi yang telah berjuang dan berhasil memenangkan kompetisi nasional ini” ucap Dr. Ishak Hasan

Dr. Ishak Hasan mengatakan, dengan lolosnya UTU pada program-program hibah kampus merdeka menjadi semangat baru bagi UTU untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum kampus merdeka.

Dijelaskan Dr. Ishak Hasan, Program Kompetisi Kampus Merdeka telah menghasilkan pengaruh di beberapa Indikator Kinerja Utama dan juga luaran yang dapat mendorong penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Manfaatnya terhadap perkembangan Perguruan Tinggi secara keseluruhan, kemudian katalasilator perubahan kurikulum untuk menjadi lebih fleksibel sebagai bagian dari MBKM, pengembangan sistem di setiap PT untuk mendukung MBKM di seluruh Prodi (tidak hanya Prodi yang menjadi bagian dari PKKM), peningkatan antusiasme dari mahasiswa dan dosen dalam mengikuti dan menyukseskan MBKM di masing-masing PT.

Dijelaskan Dr. Ishak Hasan, PKKM ini Dikti membagi dalam 3 liga, dan UTU berada di liga 2. DIKTI mengatakan Perguruan Tinggi yang berada di Liga-2 diharapkan dapat mendorong transformasi Perguruan Tinggi Indonesia menuju Perguruan Tinggi yang bermutu, relevan dan inovatif untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing dan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa. Perguruan Tinggi juga didorong untuk melakukan berbagai inovasi dalam penerapan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berkualitas, termasuk modernisasi proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, dan perluasan akses sesuai dengan diferensiasi misi yang dimilikinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *