DAERAH  

Warga Kecewa Terhadap Pelayanan Puskesmas Beutong Ateuh, Samsuar : Tidak Ada Dokter Yang Standby

Avatar photo

Nagan Raya, Mjdnewsmedia.com – Masyarakat Beutong Ateuh Bangglang kecewa terhadap pelayanan di Puskesmas setempat, karena disaat pasien membutuhkan  perawatan dokter tidak ada di lokasi tempat bekerja.

Keuchik Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Samsuar mengungkapkan rasa Kecewanya lantaran tidak ada satupun dokter di puskesmas Beutong Ateuh saat dirinya membawa ibunya sakit.

“Hanya ada 2 orang perawat yang terlihat berkerja, jika dibiarkan kondisi seperti ini terus-menerus, dapat berakibat fatal. Pelayanan Puskesmas menjadi tak maksimal terhadap masyarakat sekitarnya. Apalagi tidak ada Dokter yang standby di lokasi seperti hari ini.” Ungkapnya kepada media, Jum’at (18/8/2023).

“Posisi seperti ini tidak layak bagi puskesmas rawat inap di Beutong Ateuh,Saat kami membawa pasien, dokter tidak ada di tempat. Kami merasa kecewa terhadap kondisi saat ini,” tambahnya.

Saat jurnalis MJDnewsmedia.com mengkonfirmasi Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya Siti Zaidar mengatakan, di puskesmas Beutong Ateuh sudah ditetapkan 3 orang dokter yang berkerja di sana, terkait informasi dari masyarakat akan dikroscek dulu informasinya kepada kepala Puskesmas tersebut.

“Baik, karena di puskemas Beutong Ateuh Bangglang ( BTA ) ada 3 orang dokter yang kita tempat kan di sana, Ibu akan kroscek ke kepala puskesmas Beutong Ateuh (Kapus Bta) tentang informasi ini.” Ucap Siti Zaidar.

Usai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Siti Zaidar mengkonfirmasi Kepala Puskesmas Beutong Ateuh Bangglang Saipul Saiful, S.Kep, Kadinkes menjelaskan, tenaga dokter di puskesmas beutong ateuh berjumlah 3 orang dokter, 1 orang dokter sedang mati SIPD (surat izin praktik dokter) sehingga tidak bisa memberikan pelayanan kepada pasien , tersisa 2 tenaga dokter yang aktif, satu orang dokter baru turun kemarin sore karena anaknya sakit,dan satu orang dokter izin dikarenakan hari ini  ada acara tasyakuran aqiqah putrinya.

“terkait tenaga dokter di puskesmas beutong ateuh berjumlah 3 orang dokter, 1 orang dokter sedang mati SIPD (surat izin praktik dokter) sehingga tidak bisa memberikan pelayanan kepada pasien , tersisa 2 tenaga dokter yang aktif, satu orang dokter baru turun kemarin sore karena anaknya sakit,dan satu orang dokter izin dikarenakan hari ini  ada acara tasyakuran aqiqah putrinya”, Katanya

Terkait pasien sudah tertangani oleh petugas piket unit gawat darurat (UGD) dan telah di berikan terapi oleh dokter melalui on call via telepon.

“ucapnya, kemudian untuk pasien sudah tertangani oleh petugas piket UGD dan telah di berikan terapi oleh dokter melalui on call via telepon,” Jelas Kadinkes.

Untuk ke depan dirinya mengingatkan kepada para Kepala Puskesmas ( Kapus ) yang ada di Nagan Raya, untuk para Tenaga Kesehatan agar segera mengurus Administrasi yang berhubungan dengan legalitas pemberi Pelayanan 6 bulan sebelum masa berlaku berakhir, agar pelayanan di Puskesmas tidak terganggu.(BL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *